Berita

RGTF 2025: Dampingi Peternak Desa Gunung Menyan, Pamijahan, Bogor

Bogor, 19 Oktober 2025Himpro Ruminansia SKHB IPB University sukses menggelar kegiatan Ruminers Goes To Field yang dilaksanakan di  Desa Gunung Menyan, Pamijahan, Bogor. Ruminers Goes To Field (RGTF) 2025 telah sukses menjadi wadah nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan kepedulian sosial mereka kepada masyarakat. RGTF tidak hanya sekadar kunjungan, melainkan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui berbagai program edukatif, kesehatan, dan juga hiburan. Kehadiran RGTF 2025 disambut antusias oleh warga desa, menandakan pentingnya sinergi antara akademisi dan komunitas lokal.

Fokus utama dari RGTF 2025 adalah peningkatan kapasitas peternak lokal. Hal ini diwujudkan melalui seminar interaktif terkait manajemen kesehatan ternak bersama Dr. drh. Retno Wulansari, M.Si, yang merupakan salah satu kegiatan inti dalam rangkaian acara. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pengetahuan mendalam mengenai pencegahan penyakit, nutrisi ternak yang optimal, dan praktik kebersihan kandang yang baik, yang semuanya krusial untuk menjaga produktivitas ternak ruminansia. Selain edukasi di kelas, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan turun lapang. Kegiatan turun lapang ini memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan ternak, memberikan konsultasi personal kepada peternak, dan mengidentifikasi masalah-masalah spesifik yang dihadapi di lapangan, menjadikannya pengalaman belajar yang praktis dan berdampak langsung.

Selain aspek teknis peternakan, RGTF 2025 juga dirancang untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat Desa Gunung Menyan, dari anak-anak hingga dewasa. Berbagai kegiatan perlombaan pun digelar untuk menciptakan suasana yang meriah dan edukatif. Di antaranya ada lomba memasak yang melibatkan ibu-ibu, lomba mewarnai untuk mengasah kreativitas anak-anak, dan lomba Ranking 1 untuk menguji pengetahuan umum dan wawasan kebangsaan warga desa. Program-program non-teknis ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga tentang pembangunan komunitas yang harmonis, inklusif, dan penuh semangat kekeluargaan.

Kesuksesan RGTF 2025 di Desa Gunung Menyan membuktikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat merupakan pilar penting dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini telah memberikan manfaat ganda: peternak menerima pengetahuan praktis untuk meningkatkan kualitas ternak dan kesejahteraan mereka, sementara mahasiswa mendapatkan kesempatan berharga untuk mengaplikasikan teori dan mengembangkan keterampilan sosial mereka. Diharapkan semangat dan dampak positif dari RGTF 2025 dapat terus berkelanjutan, menginspirasi lebih banyak kolaborasi, dan menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian dan ilmu pengetahuan dapat bersatu untuk membangun masyarakat yang lebih berdaya.

  

100 views